Jumat, 28 November 2014

Artikel Kesehatan

Tekanan darah tinggi memaksa ginjal bekerja keras

 Hipertensi atau tekanan darah tinggi bukan hanya sekedar ukuran tekanan darah. Penyakit ini dapat menimbulkan komplikasi serius di mana diantaranya adalah gagal ginjal. Risiko kerusakan organ-organ tubuh akan melonjak jika tekanan darah semakin tinggi.

Sekitar seperlima darah yang mengalir di seluruh tubuh pada setiap denyut jantung akan melewati ginjal. Organ tubuh ini menjaga keseimbangan air, asam, dan garam dalam darah serta menyaring produk sisa darah.

Menurut dokter spesialis ginjal, Roger Tan, dari Gleneagles Hospital Singapura, ginjal adalah bagian dari pembuluh darah, di mana ketika tekanannya tinggi, ginjal akan bekerja keras.
Dokter Roger Tan menjelaskan bahwa Tekanan darah tinggi tersebut dapat dianalogikan seperti air dalam selang yang tekanannya sangat tinggi, dan lama-kelamaan selangnya bisa pecah. Maka dari itu tekanan darah tinggi haruslah dikontrol. Tekanan darah yang disarankan adalah tidak melebihi angka 130/80 mmgHg.
Penyebab terjadinya tekanan darah tinggi sendiri belum diketahui secara pasti, akan tetapi orang yang memiliki hipertensi umumnya mempunyai riwayat penyakit ini dalam keluarga. Selain itu, mengonsumsi makanan yang terlalu banyak mengandung natrium juga dapat meningkatkan tekanan darah.
Ginjal memiliki peran mengatur jumlah natrium yang disimpan tubuh, yang berarti juga mengatur volume air di dalam tubuh. Sedangkan natrium itu sendiri bersifat menahan air. Maka dari itu, semakin banyak natrium di dalam tubuh, maka semakin banyak pula air yang ada dalam darah. Kelebihan air dalam darah inilah yang akan meningkatkan tekanan darah.
Dokter Tan mengatakan bahwa saat ini sudah banyak obat-obatan yang aman dan baik untuk dikonsumsi, sehingga tidak ada alasan untuk tidak mengontrol hipertensi. Yang susah untuk dipantau dokter sebenarnya adalah pola makan.

Beberapa faktor penyebab tekanan darah tinggi

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi seseorang untuk terkena tekanan darah tinggi, diantaranya adalah :
Usia
Semakin bertambahnya usia seseorang, semakin tinggi pula risikonya untuk terkena hipertensi. Hal ini karena ketika seseorang beranjak senja, maka akan cenderung terjadi pengerasan arteri yang pada akhirnya membuat tekanan darah menjadi naik.

Jenis kelamin
Tak banyak yang tahu bahwa pria lebih berpotensi terkena hipertensi dibandingkan wanita. Meskipun demikian, wanita juga harus berhati-hati dan tetap waspada akan datangnya hipertensi. Maka dari itu, terapkan selalu polah hidup dan makan yang sehat.

Kelebihan berat badan
Kondisi seperti atau bahkan berujung obesitas bisa menjadi penyebab utama naiknya tekaan darah. Hal ini karena lemak yang ada dalam tubuh dapat mengganggu sirkulasi darah.

Sensitivitas garam
Sebagian orang mempunyai sensitivitas yang tinggi terhadap garam sampai menyebabkan tekanan darah meningkat. Maka dari itu, apabila anda mengalami hal tersebut, segera batasi konsumsi garam anda.

Alkohol
Alkohol dapat meningkatkan tekanan darah anda sampai dua kali lipat. Maka dari itu, hindarilah konsumsi alkohol.

Stres
Tekanan yang anda dapat dari stres secara otomatis bisa membuat tekanan darah anda. Maka dari itu, ketika anda mengalami stres, maka kelola stres anda dengan baik dan tenangkan diri segera mungkin.

Pemakaian kontrasepsi
Sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa penggunaan kontresepsi seperti pil KB dapat meningkatkan risiko yang lebih besar untuk terjadi naiknya tekanan darah.

Bermalas-malasan
Bermalas-malasan adalah kegiatan yang sebaiknya anda hindari karena dapat meningkatkan timbunan lemak dalam tubuh anda yang pada akhirnya bisa menjadi penyebab hipertensi.

Konsumsi obat-obatan tertentu
Mengonsumsi obat tertentu dapat membuat tekanan darah menjadi naik. Oleh karena itu berkonsultasilah terlebih dahulu pada dokter saat anda mendapatkan resep obat.


 



 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar